Penggunaan Media Pembelajaran Kahoot terhadap Keterampilan Kosakata Bahasa Jerman Level A1 pada Siswa SMA

The Use of Kahoot as a Learning Media for A1-Level German Vocabulary Skills among Senior High School Students

Authors

  • Maulana Azzami Universitas Negeri Surabaya
  • Zahra Universitas Negeri Surabaya
  • Aisyah Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Rendahnya penguasaan kosakata siswa akibat metode pembelajaran yang masih konvensional dan kurang interaktif. Kosakata (Wortschatz) merupakan dasar penting dalam keterampilan berbahasa, namun pembelajaran bahasa Jerman memiliki tingkat kesulitan tersendiri karena kompleksitas tata bahasa seperti Genus, Konjugation, dan struktur kalimat. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 20 artikel ilmiah yang berkaitan dengan penggunaan media pembelajran padlet dalam pembelajaran bahasa Jerman. Artikel diperoleh melalui database Google Scholar, Garuda, dan ResearchGate dengan rentang tahun publikasi 2019–2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembelajaran dengan membaca di kelas SMA masih menunjukkan sejumlah keterbatasan. Oleh karena itu, media Kahoot menjadi alternatif dalam mendukung kemampuan kosakata. Fungsi dari Kahoot yaitu menghadirkan suasana belajar yang lebih menyenangkan tanpa mengurangi nilai edukatif dalam proses pembelajaran. Kekurangan  dari Kahoot sendiri yaitu membutuhkan internet yang stabil. Berdasarkan permasalahan urgensi rendahnya penguasaan kosakata siswa akibat penggunaan metode pembelajaran yang masih konvensional dan rendahnya minat dan motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menggunakan media Kahoot sebagai media pembelajaran guna membantu siswa agar lebih bersemangat belajar Bahasa jerman dengan fitur yang dapat digunakan Dimana saja dengan internet yang stabil dan dalam bimbingan guru.

References

Barbara Kitchenham, O. P. Brereton, D. Budgen, M. Turner, J. Bailey, & S. Linkman. (2009). Systematic literature reviews in software engineering – A systematic literature review. Information and Software Technology, 51(1), 7–15 https://doi.org/10.1016/j.infsof.2008.09.009

Lomi, & Pujosusanto. (2023). Penggunaan Kahoot dalam meningkatkan motivasi belajar dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran.

Manca, S., & Ranieri, M. (2016). Is it a tool suitable for learning? A critical review of the literature on Facebook as a technology-enhanced learning environment. Journal of Computer Assisted Learning, 32(6), 503–52 https://doi.org/10.1111/jcal.12154

Muhsyanur et.al. (2024). Kajian Semantik Komponensial terhadap Istilah Kekerabatan dalam Nyanyian Rakyat Bugis. Indonesian Journal of Linguistics, 1(1), 37–45. https://doi.org/https://doi.org/10.33005/ijl.v1i2.19

Muhsyanur, M. (2024). Love-Based Curriculum as a New Paradigm in Language Education : Between Cognition , Affection , and Spirituality. 2(5), 12–19.

Muhsyanur, M. (2025). Bugis folk songs in the digital era : transformation , preservation , and commodification of oral culture on digital platforms. Susastra: Jurnal Ilmu Suasatra Dan BUdaya, 14(2022), 101–113. Retrieved from https://susastra.hiski.or.id/jurnal/index.php/susastra/article/view/219/142

Muhsyanur, Rahmatullah, A. S., Misnawati, Dumiyati, & Ghufron, S. (2021). The Effectiveness of “Facebook” As Indonesian Language Learning Media for Elementary School Student: Distance Learning Solutions in the Era of the COVID-19 Pandemic. Multicultural Education, 7(04), 38–47. Retrieved from https://www.mccaddogap.com/ojs/index.php/me/article/view/8%0Ahttps://www.mccaddogap.com/ojs/index.php/me/article/download/8/10

Barbara Kitchenham, O. P. Brereton, D. Budgen, M. Turner, J. Bailey, & S. Linkman. (2009). Systematic literature reviews in software engineering – A systematic literature review. Information and Software Technology, 51(1), 7–15 https://doi.org/10.1016/j.infsof.2008.09.009

Lomi, & Pujosusanto. (2023). Penggunaan Kahoot dalam meningkatkan motivasi belajar dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran.

Manca, S., & Ranieri, M. (2016). Is it a tool suitable for learning? A critical review of the literature on Facebook as a technology-enhanced learning environment. Journal of Computer Assisted Learning, 32(6), 503–52 https://doi.org/10.1111/jcal.12154

Sung, Y. T., Chang, K. E., & Liu, T. C. (2015). The effects of integrating mobile devices with teaching and learning on students’ learning performance: A meta-analysis and research synthesis. Computers & Education, 94, 252–275. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2015.11.008

Zamsinar, et al. (2021). Peran bahasa Jerman dalam bidang ekonomi, teknologi, dan pendidikan.

Johnson, C. I., & Mayer, R. E. (2009). A testing effect with multimedia learning. Journal of Educational Psychology, 101(3), 621–629. https://doi.org/10.1037/a0015183

Mattawang, M. R., & Syarif, E. (2023). Dampak Penggunaan Kahoot sebagai Platform Gamifikasi dalam Proses Pembelajaran. Journal of Learning and Technology, 2(1), 33–42. https://doi.org/10.33830/jlt.v2i1.5843

Kitchenham, B., Pearl Brereton, O., Budgen, D., Turner, M., Bailey, J., & Linkman, S. (2009). Systematic literature reviews in software engineering – A systematic literature review. Information and Software Technology, 51(1), 7–15. https://doi.org/10.1016/j.infsof.2008.09.009

Downloads

Published

2026-05-16

How to Cite

Azzami, M., Darma, Z., & Aniqoh, A. (2026). Penggunaan Media Pembelajaran Kahoot terhadap Keterampilan Kosakata Bahasa Jerman Level A1 pada Siswa SMA: The Use of Kahoot as a Learning Media for A1-Level German Vocabulary Skills among Senior High School Students. ASCIDIA: As’adiyah Multidisciplinary Proceedings, 1(1 (Juni), 125–138. Retrieved from https://journal.unisad.ac.id/index.php/ascidia/article/view/426