Psikologi Pendidikan dan Strategi Pembelajaran Adaptif pada Implementasi Kurikulum Merdeka
Educational Psychology and Adaptive Learning Strategies in the Implementation of the Independent Curriculum
Keywords:
psikologi pendidikan; pembelajaran adaptif; Kurikulum Merdeka; perkembangan peserta didikAbstract
Psikologi pendidikan menyediakan kerangka ilmiah yang sangat fundamental dalam memahami bagaimana peserta didik belajar, berkembang, dan merespons berbagai intervensi pedagogis yang diterapkan oleh pendidik. Dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka yang mengedepankan prinsip pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, responsif terhadap keberagaman, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi esensial, kontribusi psikologi pendidikan menjadi semakin krusial dan tidak tergantikan. Strategi pembelajaran adaptif, yang berakar pada prinsip-prinsip psikologi pendidikan, menawarkan pendekatan yang secara dinamis menyesuaikan konten, metode, kecepatan, dan tingkat kesulitan pembelajaran berdasarkan karakteristik, kebutuhan, dan kemajuan belajar setiap peserta didik. Artikel ini mengkaji secara komprehensif hubungan antara psikologi pendidikan dan strategi pembelajaran adaptif dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka, mencakup landasan psikologis Kurikulum Merdeka, model dan strategi pembelajaran adaptif berbasis psikologi pendidikan, serta peran guru sebagai agen pembelajaran adaptif dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Kajian ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka sangat bergantung pada sejauh mana guru mampu menginternalisasi prinsip-prinsip psikologi pendidikan dan menerapkannya melalui strategi pembelajaran adaptif yang kontekstual, kreatif, dan berbasis data.
References
Bambrick-Santoyo, P. (2019). Driven by data 2.0: A practical guide to improve instruction. Jossey-Bass.
Bloom, B. S. (1968). Learning for mastery. Evaluation Comment, 1(2), 1–12.
CAST. (2018). Universal design for learning guidelines version 2.2. CAST. http://udlguidelines.cast.org
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2017). Self-determination theory: Basic psychological needs in motivation, development, and wellness. Guilford Press.
DuFour, R., DuFour, R., Eaker, R., & Many, T. (2010). Learning by doing: A handbook for professional learning communities at work (2nd ed.). Solution Tree Press.
Gough, D., Oliver, S., & Thomas, J. (Eds.). (2012). An introduction to systematic reviews. SAGE Publications.
Guskey, T. R., & Pigott, T. D. (1988). Research on group-based mastery learning programs: A meta-analysis. The Journal of Educational Research, 81(4), 197–216. https://doi.org/10.1080/00220671.1988.10885824
Hattie, J. (2012). Visible learning for teachers: Maximizing impact on learning. Routledge.
Immordino-Yang, M. H., & Damasio, A. (2007). We feel, therefore we learn: The relevance of affective and social neuroscience to education. Mind, Brain, and Education, 1(1), 3–10. https://doi.org/10.1111/j.1751-228X.2007.00004.x
Kemendikbudristek. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen: Pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan menengah. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Lantolf, J. P., & Thorne, S. L. (2006). Sociocultural theory and the genesis of second language development. Oxford University Press.
Ibrahim, M. (2020). Psikologi Pendidikan: Suatu Stimulus Awal. In M. dan I. Rumalean (Ed.), Forsiladi Pers (Vol. 7, Issue 2). https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=WT-HEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PR2&ots=orOGoJ4XaM&sig=_RldS7mWG5ZSpRE8sRmGX1Kt2Hs&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false
M Muhsyanur, S. Y. S. (2023). Deep Learning in Indonesian Language Learning Transforming Educational Paradigms Through Artificial Intelligence. TRICKS : Journal of Education and Learning Practices, 1(2), 49–60. https://journal.echaprogres.or.id/index.php/tricks/article/view/34
Muhsyanur and Mustapha, B. (2023). Challenges and Strategies in Teaching Indonesian to Indonesian Occupied Students in Malaysia. TRICKS: Journal Ff Education And Learning Practices, 1(1), 32–39. https://journal.echaprogres.or.id/index.php/tricks/article/view/6
Muhsyanur, M. (2024a). Implementation of Merdeka Belajar in Indonesian Language Learning in Senior High Schools. Jurnal Ilmiah Insan Mulia, 1(1), 8–14. https://doi.org/10.59923/jiim.v1i1.170
Muhsyanur, M. (2024b). Konsep Dasar Psikologi Industri dan Organisasi. Mitra Mandiri Persada.
Muhsyanur, M. (2024c). Love-Based Curriculum as a New Paradigm in Language Education : Between Cognition , Affection , and Spirituality. 2(5), 12–19.
Pane, J. F., & Tricot, A. (2018). Adaptive educational technology: Tools for learning and for learning research. Army Research Laboratory.
Santrock, J. W. (2014). Educational psychology (5th ed.). McGraw-Hill Education.
Schön, D. A. (1983). The reflective practitioner: How professionals think in action. Basic Books.
Shulman, L. S. (1987). Knowledge and teaching: Foundations of the new reform. Harvard Educational Review, 57(1), 1–22. https://doi.org/10.17763/haer.57.1.j463w79r56455411
SMERU Research Institute. (2023). Tantangan implementasi Kurikulum Merdeka: Temuan dari studi lapangan di sekolah-sekolah Indonesia. SMERU Research Institute.
Sousa, D. A. (2016). How the brain learns (5th ed.). Corwin Press.
Tomlinson, C. A. (2014). The differentiated classroom: Responding to the needs of all learners (2nd ed.). ASCD.
VanLehn, K. (2011). The relative effectiveness of human tutoring, intelligent tutoring systems, and other tutoring systems. Educational Psychologist, 46(4), 197–221. https://doi.org/10.1080/00461520.2011.611369
Wadsworth, B. J. (2004). Piaget's theory of cognitive and affective development: Foundations of constructivism (5th ed.). Longman.





