Kesantunan Berbahasa Indonesia Mahasiswa dalam Diskusi Perkuliahan: Studi pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Islam As'adiyah Sengkang
Politeness in Indonesian for Students in Lecture Discussions: A Study on Students of the Islamic Religious Education Study Program, As'adiyah Islamic University Sengkang
Keywords:
kesantunan berbahasa; diskusi perkuliahan; Pendidikan Agama Islam; Universitas Islam As'adiyah SengkangAbstract
Kesantunan berbahasa merupakan salah satu kompetensi komunikatif yang paling fundamental bagi mahasiswa program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai calon pendidik dan pembimbing generasi bangsa. Diskusi perkuliahan sebagai arena interaksi akademis yang intens menyediakan ruang yang sangat kaya bagi pengamatan dan pengembangan praktik kesantunan berbahasa Indonesia mahasiswa. Artikel ini mengkaji kesantunan berbahasa Indonesia mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Islam As'adiyah Sengkang dalam konteks diskusi perkuliahan, mencakup tiga aspek utama: landasan teoretis kesantunan berbahasa dalam perspektif linguistik dan Islam, wujud dan pola kesantunan berbahasa Indonesia mahasiswa PAI dalam diskusi perkuliahan, serta faktor-faktor yang memengaruhi tingkat kesantunan berbahasa mahasiswa. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus yang menempatkan diskusi perkuliahan sebagai situs penelitian utama. Hasil kajian menunjukkan bahwa mahasiswa PAI Universitas Islam As'adiyah Sengkang secara umum menunjukkan kesantunan berbahasa yang positif, meskipun terdapat variasi yang dipengaruhi oleh konteks situasional, latar belakang budaya Bugis-Makassar, tingkat pemahaman tentang prinsip-prinsip kesantunan, dan kualitas relasi antarpeserta diskusi.
References
Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice Hall.
Brown, P., & Levinson, S. C. (1987). Politeness: Some universals in language usage. Cambridge University Press.
Chaer, A. (2010). Kesantunan berbahasa. Rineka Cipta.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Faisal, M. (2018). Tradisi keilmuan dan pendidikan Islam di Sulawesi Selatan: Studi historis Universitas Islam As'adiyah Sengkang. Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 23–44.
Goleman, D. (2006). Emotional intelligence: Why it can matter more than IQ. Bantam Books.
Grice, H. P. (1975). Logic and conversation. In P. Cole & J. Morgan (Eds.), Syntax and semantics, Vol. 3: Speech acts (pp. 41–58). Academic Press.
Hefni, H. (2015). Komunikasi Islam. Prenadamedia Group.
Hymes, D. (1972). On communicative competence. In J. B. Pride & J. Holmes (Eds.), Sociolinguistics (pp. 269–293). Penguin Books.
Lakoff, R. (1973). The logic of politeness, or, minding your p's and q's. In C. Corum, T. C. Smith-Stark, & A. Weiser (Eds.), Papers from the ninth regional meeting of the Chicago Linguistic Society (pp. 292–305). Chicago Linguistic Society.
Leech, G. N. (1983). Principles of pragmatics. Longman.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Muhsyanur, M. (2020). Types and trust system based on the ideology of Bugis community culture on local interest values in cenning rara spells. International Journal of Humanity Studies (IJHS), 4(1), 58–68. https://doi.org/https:/doi.org/10.24071/ijhs.v4i1.2652
Muhsyanur, M. (2024). Bahasa Santri Konsep, Etika, dan Kebijakan Penggunaan Bahasa Indonesia di Pondok Pesantren. Mitra Mandiri Persada.
Muhsyanur Muhsyanur, Nurul Hudayanti Mahas, G. (2025). Politeness in the Language of the Coastal Communities of Lake Tempe : A Reflection of Local Wisdom in Social Interaction. International Proceeding of Innovative Science and Transdisciplinary Studies, 6(1), 9–19. https://ipistrans.lppmi.or.id/index.php/proceeding/article/view/4
Muhsyanur Muhsyanur, I. R. (2024). The influence of positive thinking on language politeness: a case study of iai as’adiyah sengkang students.
Pelras, C. (2006). Manusia Bugis (A. Rahman Abu, H. Mahmud, & A. Mukhlis, Trans.). Nalar bekerja sama dengan Forum Jakarta-Paris.
Pranowo. (2012). Berbahasa secara santun. Pustaka Pelajar.
Rahardi, R. K. (2019). Pragmatik: Kesantunan imperatif bahasa Indonesia (edisi ke-2). Erlangga.
Wijana, I. D. P., & Rohmadi, M. (2011). Analisis wacana pragmatik: Kajian teori dan analisis. Yuma Pustaka.
Yule, G. (2014). Pragmatics. Oxford University Press.





