Pengembangan Program Pendidikan Nonformal dalam Perspektif Kurikulum Merdeka
Merdeka Development of Non-Formal Education Programs in the Perspective of the Independent Curriculum
Keywords:
pendidikan nonformal; Kurikulum Merdeka; pengembangan program; pendidikan sepanjang hayatAbstract
Pendidikan nonformal memegang peranan yang sangat strategis dalam memperluas akses pendidikan bagi kelompok-kelompok masyarakat yang belum terlayani secara optimal oleh sistem pendidikan formal. Dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka yang mengedepankan fleksibilitas, otonomi, dan relevansi kontekstual, pendidikan nonformal memiliki potensi yang luar biasa untuk bertransformasi menjadi sistem pembelajaran yang lebih responsif, inovatif, dan berdampak tinggi bagi masyarakat luas. Artikel ini mengkaji secara komprehensif pengembangan program pendidikan nonformal dalam perspektif Kurikulum Merdeka, mencakup tiga dimensi utama: pertama, landasan konseptual dan kebijakan pengembangan pendidikan nonformal dalam kerangka Kurikulum Merdeka; kedua, model dan strategi pengembangan program pendidikan nonformal yang responsif terhadap prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka; dan ketiga, tantangan, peluang, serta implikasi implementasinya di lapangan. Kajian ini menegaskan bahwa filosofi Kurikulum Merdeka yang berpusat pada peserta didik, menghargai keberagaman, dan berorientasi pada kompetensi esensial secara natural selaras dengan karakter pendidikan nonformal yang fleksibel, kontekstual, dan berbasis kebutuhan komunitas, sehingga keduanya dapat bersinergi secara optimal dalam mewujudkan pendidikan sepanjang hayat yang bermakna bagi seluruh lapisan masyarakat.
References
Bakia, M., Shear, L., Toyama, Y., & Lasseter, A. (2012). Understanding the implications of online learning for educational productivity. U.S. Department of Education, Office of Educational Technology.
Belanger, P., & Tuijnman, A. (1997). New patterns of adult learning: A six-country comparative study. Pergamon Press.
Caffarella, R. S., & Daffron, S. R. (2013). Planning programs for adult learners: A practical guide (3rd ed.). Jossey-Bass.
Comings, J., Reder, S., & Sum, A. (2001). Building a level playing field: The need to expand and improve the national and state adult education and literacy systems. National Center for the Study of Adult Learning and Literacy, Harvard Graduate School of Education.
Dewantara, K. H. (1977). Pendidikan: Bagian pertama. Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa.
Ditjen PAUD dan Dikmas. (2019). Petunjuk teknis penyelenggaraan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) pada satuan pendidikan nonformal. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kemendikbud.
Jarvis, P. (2010). Adult education and lifelong learning: Theory and practice (4th ed.). Routledge.
Kamil, M. (2011). Pendidikan nonformal: Pengembangan melalui pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) di Indonesia. Alfabeta.
Kemendikbudristek. (2022). Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 56/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Kemendiknas. (2010). Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan. Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia.
Muhsyanur and Mustapha, B. (2023). Challenges and Strategies in Teaching Indonesian to Indonesian Occupied Students in Malaysia. TRICKS: Journal Ff Education And Learning Practices, 1(1), 32–39. https://journal.echaprogres.or.id/index.php/tricks/article/view/6
Muhsyanur, M. (2023). The Effectiveness of Problem-Based Learning on Critical Thinking Skills in Indonesian Language Education. TRICKS: Journal of Education and Learning Practices, 1(3), 12–23. https://journal.echaprogres.or.id/index.php/tricks/article/view/36
Muhsyanur, M. (2024a). Implementation of Merdeka Belajar in Indonesian Language Learning in Senior High Schools. Jurnal Ilmiah Insan Mulia, 1(1), 8–14. https://doi.org/10.59923/jiim.v1i1.170
Muhsyanur, M. (2024b). Love-Based Curriculum as a New Paradigm in Language Education : Between Cognition , Affection , and Spirituality. 2(5), 12–19.
Muhsyanur, M. (2025). Digital Literation: Dening Network-Based Hoaks Language in The News A Covid-19 Pandemic Discourse in Indonesia. INSPIRATION: Instructional Practices in Language Education, 4(1), 20–29. https://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/inspiration/article/view/25790
Muhsyanur, M., Larisu, Z., Sanulita, H., Ertanti, D. W., & Widada, D. M. (2022). Indonesian netizens expressions potentially satire with the Covid-19 pandemic on social media Facebook. Linguistics and Culture Review, 6(1), 55–69. https://doi.org/10.21744/lingcure.v6n1.1942
Muhsyanur Muhsyanur, Nurul Hudayanti Mahas, K. K. (2025). Integrating the Curriculum of Love in Strengthening Indonesian Language Politeness Based on Islamic Educational Values among Students at As’ adiyah Islamic University Sengkang. Global Dialogues in Humanities and Pedagogy, 4(10), 12–23. https://journal.grasglobal.org/index.php/gdhp/article/view/41
Muhsyanur, Rahmatullah, A. S., Misnawati, Dumiyati, & Ghufron, S. (2021). The Effectiveness of “Facebook” As Indonesian Language Learning Media for Elementary School Student: Distance Learning Solutions in the Era of the COVID-19 Pandemic. Multicultural Education, 7(04), 38–47. https://www.mccaddogap.com/ojs/index.php/me/article/view/8%0Ahttps://www.mccaddogap.com/ojs/index.php/me/article/download/8/10
Rogers, A. (2014). Non-formal education: Flexible schooling or participatory education? Springer.
Sudjana, D. (2010). Pendidikan nonformal: Wawasan, sejarah perkembangan, falsafah, dan teori pendukung, serta asas. Falah Production.
Thomas, J. W. (2000). A review of research on project-based learning. The Autodesk Foundation.
Triyanto, E. (2021). Evaluasi kinerja pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) dalam penyelenggaraan program pendidikan nonformal di era Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 15(2), 78–94. https://doi.org/10.24036/jpls.v15i2.3328
UNESCO. (2015). Education 2030: Incheon Declaration and Framework for Action for the implementation of Sustainable Development Goal 4. UNESCO.
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78. Sekretariat Negara.
World Economic Forum. (2023). Future of jobs report 2023. World Economic Forum.





