Digitalisasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Strategi Integrasi Teknologi, Nilai Kemanusiaan, dan Budaya Lokal
Digitizing Islamic Religious Education Learning: Strategies for Integrating Technology, Human Values, and Local Culture
Keywords:
digitalisasi PAI; integrasi teknologi; nilai kemanusiaan; budaya lokalAbstract
Digitalisasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan keniscayaan di era revolusi industri 4.0 dan transformasi pendidikan abad ke-21, namun sekaligus menghadirkan tantangan yang kompleks terkait bagaimana nilai-nilai keislaman yang bersifat spiritual, etis, dan humanistik dapat tetap terjaga substansinya di tengah derasnya arus transformasi digital. Artikel ini mengkaji secara komprehensif strategi integrasi teknologi digital, nilai kemanusiaan, dan budaya lokal dalam pembelajaran PAI, mencakup empat dimensi utama: landasan filosofis dan teologis digitalisasi pembelajaran PAI yang tetap berakar pada nilai-nilai Islam dan kemanusiaan; strategi integrasi teknologi digital dalam desain pembelajaran PAI yang humanistik dan kontekstual; peran budaya lokal sebagai jembatan antara teknologi digital dan nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran PAI; serta tantangan, peluang, dan implikasi implementasi digitalisasi PAI yang berkarakter. Kajian ini menegaskan bahwa digitalisasi pembelajaran PAI yang optimal bukan sekadar penggunaan teknologi sebagai medium penyampaian konten agama, melainkan integrasi yang harmonis antara kekuatan teknologi, kedalaman nilai kemanusiaan Islam, dan kekayaan budaya lokal nusantara yang menghasilkan pengalaman belajar agama yang bermakna, autentik, dan transformatif bagi peserta didik di era digital.





