Tinjauan Filosofis Peran Perempuan sebagai Agen Keadilan Sosial di Era Society 5.0

Philosophical Review of the Role of Women as Agents of Social Justice in the Era of Society 5.0

Authors

  • Herianti Herianti Universitas Islam As'adiyah Sengkang

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penting perempuan sebagai agen perubahan sosial di era Society 5.0, karena adanya berbagai jenis ketidaksetaraan gender, seperti kesenjangan keterampilan digital, perlakuan tidak adil, dan keterlibatan yang terbatas dalam pengambilan keputusan penting, masih menghambat tercapainya keadilan sosial sepenuhnya. Fokus penelitian pada kontribusi perempuan dalam mewujudkan keadilan sosial di era 5.0, dengan menggunakan sudut pandang filosofis dalam mengelaborasi peran perempuan secara menyeluruh. Metode yang digunakan yaitu riset pustaka dengan pendekatan filosofis. Data dikumpulkan dari Al-Qur'an, hadis, tafsir, buku, dan berbagai artikel ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan analitis dengan melihat gagasan khalifah, al-'adl, maqāṣid al-syarī'ah, dan teori keadilan dari sudut pandang filsafat Islam dan modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam menawarkan kerangka kerja yang mendukung peran setara laki-laki dan perempuan sebagai penjaga bumi. Di era Masyarakat 5.0, perempuan tidak hanya menggunakan teknologi, tetapi juga menjadi pendidik, inovator, pemimpin, pelaku ekonomi digital, dan membantu membuat keputusan tentang kebijakan, yang semuanya berperan dalam menciptakan masyarakat yang lebih adil. Jadi, membangun kemampuan perempuan melalui pendidikan, keterampilan digital, dan kebijakan yang adil sangat penting untuk menciptakan keadilan sosial dalam masyarakat.

Author Biography

Herianti Herianti, Universitas Islam As'adiyah Sengkang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penting perempuan sebagai agen perubahan sosial di era Society 5.0, karena adanya berbagai jenis ketidaksetaraan gender, seperti kesenjangan keterampilan digital, perlakuan tidak adil, dan keterlibatan yang terbatas dalam pengambilan keputusan penting, masih menghambat tercapainya keadilan sosial sepenuhnya. Fokus penelitian pada kontribusi perempuan dalam mewujudkan keadilan sosial di era 5.0, dengan menggunakan sudut pandang filosofis dalam mengelaborasi peran perempuan secara menyeluruh.

Metode yang digunakan yaitu riset pustaka dengan pendekatan filosofis. Data dikumpulkan dari Al-Qur'an, hadis, tafsir, buku, dan berbagai artikel ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan analitis dengan melihat gagasan khalifah, al-'adl, maqāṣid al-syarī'ah, dan teori keadilan dari sudut pandang filsafat Islam dan modern.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam menawarkan kerangka kerja yang mendukung peran setara laki-laki dan perempuan sebagai penjaga bumi. Di era Masyarakat 5.0, perempuan tidak hanya menggunakan teknologi, tetapi juga menjadi pendidik, inovator, pemimpin, pelaku ekonomi digital, dan membantu membuat keputusan tentang kebijakan, yang semuanya berperan dalam menciptakan masyarakat yang lebih adil. Jadi, membangun kemampuan perempuan melalui pendidikan, keterampilan digital, dan kebijakan yang adil sangat penting untuk menciptakan keadilan sosial dalam masyarakat.

References

Abdullah, M. A. (2020). Multidisiplin, Interdisiplin, & Transdisiplin: Metode Studi Agama & Studi Islam Di Era Kontemporer. In Yogyakarta: IB Pustaka. IB Pustaka.

Amandaria, R., Darma, R., & Tamrin, S. (2023). Gender dynamics in local organizations : enhancing community participation for sustainable rural development in Indonesia. Frontiers, 32.

Huringiin, N., & Yasmin, A. (2021). Islamic Worldview as The Basic of Islamic Society toward. Al-Qalam, 235–250.

Lazuardi, F., & Suzana, L. (2024). Gender and Feminism in an Islamic Perspective. Fokus, 5(1), 23–32.

Maheswara, R., Wibawa, A., & Anugrah, P. (2022). Kesiapan Masyarakat Indonesia Dalam Menyambut Society 5.0. Jurnal Inovasi Teknologi Dan Edukasi Teknik, 2(2), 67–72.

Mourtzis, D., Angelopoulos, J., & Panopoulos, N. (2022). A Literature Review of the Challenges and Opportunities of the Transition from Industry 4.0 to Society 5.0. Energies, 1–29.

Muhammad, S., Kong, X., & Saqib, S. E. (2021). Entrepreneurial Income and Wellbeing : Women ’ s Informal Entrepreneurship in a Developing Context. Sustainability, 13, 1–21.

Nota, L., Santilli, S., & Zucchini, D. (2023). Inclusion , Sustainability , and Equity at the Heart of a 5 . 0 Society. 0. https://doi.org/10.3233/SHTI230400

Nussbaum, M. C. (2000). Women and Human Development: The Capabilities Approach. Cambridge University Press. https://books.google.co.id/books?id=9R69I--rpzUC

Raza, F. A., & Singh, A. D. (2025). Impact of Society 5 . 0 on Women ’ s Employment : A Conceptual Framework and Systematic Review. Insomnia, 62, 193–207. https://doi.org/10.5347/isonomia.62/2025/830

RiveraLozada, I. C., Fernández, R. A. P., & Medina, P. A. M. (2026). Gender Digital Divides : New Divides , Old Inequalities. F1OOOResearch, May, 1–14.

Rojas, C. N., Adolfo, G., Peñafiel, A., Fernando, D., & Buitrago, L. (2021). Society 5 . 0 : A Japanese Concept for a Superintelligent Society. Suistinability.

Rustina. (2021). Ananlisis Peran Perempuan Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Pendidikan Islam Terhadap Anak. Musawa, 13(2), 203–226.

Shihab, M. Q. (2012). Tafsir al-Mishbāh: pesan, kesan, dan keserasian al-Qur’an. Lentera Hati.

Shihab, M. Q. (2018). Perempuan. Lentera Hati.

Singh, S., & Sahib, F. (2026). Contemporary social sciences. Contemporary Social Sciences, 35(1).

Wadud, A. (1999). Qur’an and woman: Rereading the sacred text from a woman’s perspective. Oxford University Press.

Widodo, M., & Zakaria, A. (2026). Equality and Complementarity in the Qur ’ an : A Thematic Exegesis of Gender Relations. Journal of Quran and Tafseer Studies, 5(2), 2–4.

Downloads

Published

2026-08-01

How to Cite

Herianti, H. (2026). Tinjauan Filosofis Peran Perempuan sebagai Agen Keadilan Sosial di Era Society 5.0: Philosophical Review of the Role of Women as Agents of Social Justice in the Era of Society 5.0. ASCIDIA: As’adiyah Multidisciplinary Proceedings, 1(3), 286–295. Retrieved from https://journal.unisad.ac.id/index.php/ascidia/article/view/571