Analisis Etnopedagogi: Implementasi Falsafah Bugis dalam Pendidikan Agama Islam Era Digital

Ethnopedagogical Analysis: The Implementation of Bugis Philosophy in Islamic Religious Education in the Digital Era

Authors

  • Mansur Mansur Universitas Islam As’adiyah Sengkang

Keywords:

Etnopedagogi, Pendidikan Agama Islam, Era Digital, Kearifan Lokal, Teknologi Pembelajaran

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi etnopedagogi dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital. Etnopedagogi merupakan pendekatan pembelajaran berbasis kearifan lokal yang memanfaatkan nilai-nilai budaya sebagai fondasi pendidikan. Di tengah perkembangan teknologi yang pesat, integrasi antara nilai budaya lokal dan platform digital menjadi tantangan sekaligus peluang bagi guru PAI. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus di tiga sekolah menengah di Sulawesi Selatan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) guru PAI dapat mengintegrasikan nilai-nilai budaya Bugis-Makassar seperti siri' na pacce dan sipakatau dalam pembelajaran digital; (2) penggunaan media sosial dan aplikasi pembelajaran berbasis budaya lokal meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa; (3) terdapat hambatan berupa keterbatasan infrastruktur digital dan rendahnya literasi digital di beberapa wilayah. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum PAI yang bersifat kontekstual dan berbasis budaya lokal dengan memanfaatkan teknologi digital secara optimal.

References

Alwasilah, A. C., Suryadi, K., & Karyono, T. (2009). Etnopedagogi: Landasan Praktek Pendidikan dan Pendidikan Guru. Kiblat Buku Utama.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Fasick, F. A. (1973). Some uses of untranscribed taped interviews. Qualitative Sociology, 1(2), 25-41.

Keengwe, J., & Georgina, D. (2012). The digital course training workshop for online learning and teaching. Education and Information Technologies, 17(4), 365-379.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Mishra, P., & Koehler, M. J. (2006). Technological pedagogical content knowledge: A framework for teacher knowledge. Teachers College Record, 108(6), 1017-1054.

Peraturan Menteri Agama Nomor 16 Tahun 2010 tentang Pengelolaan Pendidikan Agama pada Sekolah. Kementerian Agama Republik Indonesia.

Postman, N. (1992). Technopoly: The Surrender of Culture to Technology. Vintage Books.

Suratno, T. (2010). Etnopedagogi dalam pemikiran adat Kasepuhan Pancer Pangawinan masyarakat Kasepuhan Banten Kidul. Jurnal Penelitian Pendidikan, 11(2), 1-11.

Tilaar, H. A. R. (2015). Pedagogik Kritis: Perkembangan, Substansi, dan Perkembangannya di Indonesia. PT Rineka Cipta.

Yusuf, M. (2018). Kearifan lokal budaya Bugis dalam perspektif pendidikan Islam. Al-Ulum: Jurnal Studi Islam, 18(1), 19-40.

Downloads

Published

2026-05-16

How to Cite

Mansur, M. (2026). Analisis Etnopedagogi: Implementasi Falsafah Bugis dalam Pendidikan Agama Islam Era Digital: Ethnopedagogical Analysis: The Implementation of Bugis Philosophy in Islamic Religious Education in the Digital Era. ASCIDIA: As’adiyah Multidisciplinary Proceedings, 1(1 (Juni), 401–409. Retrieved from https://journal.unisad.ac.id/index.php/ascidia/article/view/475

Similar Articles

<< < 1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.