Jejak yang Tersembunyi: Merekonstruksi Narasi Kepemimpinan Perempuan dalam Sejarah Pergerakan Nasional Indonesia sebagai Fondasi Peradaban Inklusif di Era Society 5.0

Hidden Traces: Reconstructing the Narrative of Women's Leadership in the History of the Indonesian National Movement as the Foundation of Inclusive Civilization in the Society 5.0 Era

Authors

  • Ratna Kusumawardhani Universitas Padjadjaran, Bandung, Indonesia

Keywords:

kepemimpinan perempuan, historiografi, pergerakan nasional, keadilan sosial, Society 5.0

Abstract

Sejarah pergerakan nasional Indonesia kerap ditulis dengan sudut pandang androsentris yang menempatkan tokoh perempuan sebagai figur pelengkap. Artikel ini bertujuan merekonstruksi peran kepemimpinan perempuan dalam pergerakan nasional dan mengaitkannya dengan gagasan keadilan sosial di era Society 5.0. Menggunakan metode historis kritis melalui heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi, penelitian ini mengkaji arsip, surat kabar sezaman, dan literatur sekunder. Hasil kajian menunjukkan bahwa perempuan seperti Cut Nyak Dhien, R.A. Kartini, dan Maria Walanda Maramis memainkan peran strategis dalam membentuk kesadaran kolektif bangsa, meski sering termarjinalkan dalam historiografi resmi. Rekonstruksi narasi ini penting sebagai basis epistemik bagi pembangunan peradaban inklusif yang menempatkan perempuan sebagai subjek sejarah, bukan objek pasif. Temuan ini relevan untuk mendorong penulisan ulang sejarah yang berkeadilan gender sekaligus menjadi inspirasi kepemimpinan perempuan kontemporer di tengah transformasi digital Society 5.0.

References

Blackburn, S. (2004). Women and the state in modern Indonesia. Cambridge University Press.

Cabinet Office of Japan. (2019). Society 5.0: Co-creating the future. Keidanren.

Fraser, N. (2009). Scales of justice: Reimagining political space in a globalizing world. Columbia University Press.

Gottschalk, L. (1986). Mengerti sejarah (Nugroho Notosusanto, Trans.). Universitas Indonesia Press.

Sartono Kartodirdjo. (2014). Pendekatan ilmu sosial dalam metodologi sejarah. Ombak.

Scott, J. W. (1986). Gender: A useful category of historical analysis. The American Historical Review, 91(5), 1053–1075

Downloads

Published

2026-07-15

How to Cite

Kusumawardhani, R. (2026). Jejak yang Tersembunyi: Merekonstruksi Narasi Kepemimpinan Perempuan dalam Sejarah Pergerakan Nasional Indonesia sebagai Fondasi Peradaban Inklusif di Era Society 5.0: Hidden Traces: Reconstructing the Narrative of Women’s Leadership in the History of the Indonesian National Movement as the Foundation of Inclusive Civilization in the Society 5.0 Era. ASCIDIA: As’adiyah Multidisciplinary Proceedings, 1(3), 280–285. Retrieved from https://journal.unisad.ac.id/index.php/ascidia/article/view/564

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.