Perempuan, Literasi Bahasa, dan Identitas Linguistik: Penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi Menuju Peradaban Inklusif
Women, Language Literacy, and Linguistic Identity: Strengthening the Tri Dharma of Higher Education Towards an Inclusive Civilization
Keywords:
perempuan, literasi bahasa, identitas linguistik, Tri Dharma Perguruan Tinggi, peradaban inklusifAbstract
Artikel ini mengkaji keterkaitan antara perempuan, literasi bahasa, dan identitas linguistik dalam kerangka penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi menuju peradaban inklusif. Perempuan memiliki peran strategis dalam pengembangan literasi dan pelestarian identitas linguistik lokal di tengah dominasi bahasa nasional dan global, sehingga penguatan Tri Dharma perlu secara sengaja mengakomodasi kontribusi tersebut. Melalui kajian konseptual dan tinjauan pustaka, artikel ini menganalisis peran literasi membaca sebagai modal perempuan dalam Tri Dharma, praktik alih kode Bahasa Indonesia–Bugis sebagai strategi identitas linguistik perempuan multikultural, serta negosiasi identitas linguistik perempuan di ruang digital. Pembahasan meliputi literasi bahasa sebagai modal perempuan dalam Tri Dharma, alih kode dan identitas linguistik perempuan multikultural, serta ruang digital sebagai arena negosiasi identitas perempuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penguatan literasi bahasa dan identitas linguistik perempuan melalui Tri Dharma berkontribusi signifikan terhadap terciptanya peradaban yang lebih inklusif dan berkeadilan gender.
References
M Muhsyanur, SY Sudikan, M. M. (2025). Linguistic Identity Negotiation on TikTok : Glocal Practices of Indonesian Content Creators. LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa Dan Sastra, 20(2), 85–97. https://doi.org/https://doi.org/10.18860/ling.v20i2.32574
Muhsyanur. (2014). Membaca: Suatu Keterampilan Berbahasa Reseptif. Penerbit Buginese Art, Yogyakarta-Indonesia/ https://books.google.co.id ….
Muhsyanur. (2019). Pengembangan Keterampilan Membaca: Suatu Keterampilan Berbahasa Reseptif. Uniprima Press, Sengkang-Indonesia/ https://books.google.co.id/books?id ….
Muhsyanur, M. (2024). Bahasa Santri: Konsep, Etika, dan Kebijakan Penggunaan Bahasa Indonesia di Pondok Pesantren. Mitra Mandiri Persada.
Muhsyanur, M. (2025a). Digital Literation: Dening Network-Based Hoaks Language in The News A Covid-19 Pandemic Discourse in Indonesia. INSPIRATION: Instructional Practices in Language Education, 4(1), 20–29. https://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/inspiration/article/view/25790
Muhsyanur, M. (2025b). Praktik Alih Kode Bahasa Indonesia-Bugis dalam Pengajian di Pesantren As’ adiyah: Strategi Linguistik untuk Memperdalam Pemahaman Keagamaan Santri Multikultural. Sawerigading, 31(1), 1–15. https://sawerigading.kemendikdasmen.go.id/index.php/sawerigading/article/view/1560/0
Muhsyanur, M. (2026). Bahasa Indonesia sebagai Instrumen Pendidikan Humanis dalam Menghadapi Disrupsi Teknologi Abad 21. As’adiyah Multidisciplinary Proceedings, 1(1), 12–23. https://journal.unisad.ac.id/index.php/ascidia/article/view/458
Muhsyanur Muhsyanur, Umrati Umrati, Mansur Mansur, A. N. (2025). Tri Dharma Perguruan Tinggi in Indonesia Concept , Principles , and Implementation in Academic World. VORS: Journal of Community Service, 3(8), 19–26. https://journal.echaprogres.or.id/index.php/vors/article/view/52/38
Pattipeiluhu, L., Yuwana, S., & Muhsyanur, M. (2018). Ekspresi Etnik Dalam Kapata Masyarakat Alifuru di Maluku Tengah (Kajian Etnopuitika). ELite Journal: International Journal of Education, Language, and Literature, 1(1).





