Literasi, Alih Kode, dan Identitas Linguistik Perempuan: Perspektif Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam Membangun Peradaban Inklusif
Women's Literacy, Code Transfer, and Linguistic Identity: A Tri Dharma Perspective of Higher Education in Building an Inclusive Civilization
Keywords:
literasi, alih kode, identitas linguistik perempuan, Tri Dharma Perguruan Tinggi, peradaban inklusifAbstract
Makalah ini mengkaji keterkaitan antara literasi, alih kode, dan identitas linguistik perempuan dari perspektif Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam membangun peradaban inklusif. Literasi dan kemampuan beralih kode antarbahasa menjadi kompetensi penting bagi perempuan dalam masyarakat multikultural, sekaligus menjadi ranah penting untuk diintegrasikan dalam pelaksanaan Tri Dharma di perguruan tinggi. Melalui kajian konseptual dan tinjauan pustaka, artikel ini menganalisis literasi membaca sebagai fondasi identitas linguistik perempuan, praktik alih kode perempuan dalam ruang multikultural, serta negosiasi identitas linguistik perempuan di media sosial. Pembahasan meliputi literasi membaca sebagai fondasi identitas linguistik, praktik alih kode perempuan dalam ruang multikultural, negosiasi identitas linguistik perempuan di media sosial, serta Tri Dharma sebagai kerangka integratif peradaban inklusif. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi literasi, alih kode, dan identitas linguistik perempuan ke dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi berkontribusi signifikan terhadap terciptanya peradaban yang inklusif dan berkeadilan.
References
Fitriani, E., & Neviyarni, N. (2022). Kesetaraan gender dan pendidikan humanis. Naradidik: Journal of Education and Pedagogy, 1(1), 51–56. https://doi.org/10.24036/nara.v1i1.27
M Muhsyanur, SY Sudikan, M. M. (2025). Linguistic Identity Negotiation on TikTok : Glocal Practices of Indonesian Content Creators. LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa Dan Sastra, 20(2), 85–97. https://doi.org/https://doi.org/10.18860/ling.v20i2.32574
Muhsyanur. (2019). Pengembangan Keterampilan Membaca: Suatu Keterampilan Berbahasa Reseptif. Uniprima Press, Sengkang-Indonesia/ https://books.google.co.id/books?id ….
Muhsyanur et.al. (2025). Membangun Kemandirian Ekonomi Santri : Optimalisasi Literasi dan Hukum Syariah dalam Praktik Kewirausahaan di Pesantren. Welfare : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 192–198. https://jurnalfebi.uinkediri.ac.id/index.php/Welfare/article/view/2150
Muhsyanur, M. (2025). Praktik Alih Kode Bahasa Indonesia-Bugis dalam Pengajian di Pesantren As’ adiyah: Strategi Linguistik untuk Memperdalam Pemahaman Keagamaan Santri Multikultural. Sawerigading, 31(1), 1–15. https://sawerigading.kemendikdasmen.go.id/index.php/sawerigading/article/view/1560/0
Sato, M., Thorne, S. L., Michel, M., Alexopoulou, T., & Hellermann, J. (2025). Language, people, classrooms, world: Blending disparate theories for united language education practices. Modern Language Journal, 109, 15–38. https://doi.org/10.1111/modl.12976
Yim, O., & Clément, R. (2021). Acculturation and attitudes toward code-switching: A bidimensional framework. International Journal of Bilingualism, 25(5), 1369–1388. https://doi.org/10.1177/13670069211019466





