Penguatan Kewargaan Inklusif melalui Perspektif Gender: Membangun Budaya Demokrasi dan Keadilan Sosial di Era Society 5.0

Strengthening Inclusive Citizenship through a Gender Perspective: Building a Culture of Democracy and Social Justice in the Era of Society 5.0

Authors

  • Rahmi Oktaviani Pulungan Universitas Jambi
  • Ahmad Fauzan Siregar Universitas Jambi

Keywords:

kewargaan inklusif, perspektif gender, budaya demokrasi, keadilan sosial, Society 5.0

Abstract

Makalah ini mengkaji penguatan kewargaan inklusif melalui perspektif gender sebagai upaya membangun budaya demokrasi dan keadilan sosial di era Society 5.0. Kewargaan yang inklusif menuntut pengakuan dan partisipasi setara bagi seluruh warga negara tanpa memandang gender, sementara transformasi digital pada era Society 5.0 membuka ruang partisipasi baru sekaligus tantangan replikasi ketimpangan yang sudah ada. Melalui kajian konseptual dan tinjauan pustaka, artikel ini menganalisis peran pendidikan kewarganegaraan dalam menginternalisasi nilai kesetaraan gender, kontribusi kewargaan digital terhadap partisipasi inklusif, serta strategi memperkuat budaya demokrasi berkeadilan gender. Pembahasan meliputi peran pendidikan kewarganegaraan berperspektif gender, kewargaan digital sebagai ruang partisipasi inklusif, dan strategi penguatan budaya demokrasi berkeadilan sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa penguatan kewargaan inklusif berperspektif gender berkontribusi signifikan terhadap terciptanya budaya demokrasi yang partisipatif dan keadilan sosial yang lebih merata di era Society 5.0.

References

Fradana, A. F., Sari, C. K., & Alfira, N. (2025). Pendidikan inklusif untuk kesetaraan gender: Strategi pemberdayaan perempuan melalui kurikulum dan literasi digital. Jurnal Pendidikan Dirgantara, 2(2), 216–222. https://doi.org/10.61132/jupendir.v2i2.298

Isu Gender dan Keadilan Sosial dalam Pendidikan. (2024). Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu.

Prosiding SeNSosio: Transformasi Kebijakan dan Politik Berbasis Gender: Perspektif Pendidikan Kewarganegaraan dalam Penguatan Demokrasi. (2025). Seminar Nasional Program Studi Sosiologi, Universitas Mataram.

Rahmawaty, A. (2015). Harmoni dalam keluarga perempuan karier: Upaya mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam keluarga. Palastren: Jurnal Studi Gender, 8(1), 1–34.

Ribble, M. (2015). Digital citizenship in schools: Nine elements all students should know (3rd ed.). International Society for Technology in Education.

Downloads

Published

2026-07-15

How to Cite

Pulungan, R. O., & Siregar, A. F. (2026). Penguatan Kewargaan Inklusif melalui Perspektif Gender: Membangun Budaya Demokrasi dan Keadilan Sosial di Era Society 5.0: Strengthening Inclusive Citizenship through a Gender Perspective: Building a Culture of Democracy and Social Justice in the Era of Society 5.0. ASCIDIA: As’adiyah Multidisciplinary Proceedings, 1(3), 119–124. Retrieved from https://journal.unisad.ac.id/index.php/ascidia/article/view/545

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.