Memimpin Tanpa Sekat: Pendidikan Islami, Gender, dan Kepemimpinan di Panggung Society 5.0

Leading Without Barriers: Islamic Education, Gender, and Leadership on the Stage of Society 5.0

Authors

  • Ariswanto Ariswanto Universitas Islam As’adiyah Sengkang
  • Nurdalia Nurdalia Universitas Islam As'adiyah Sengkang, Indonesia
  • Hasfiana Hasfiana Universitas Islam As'adiyah Sengkang, Indonesia

Keywords:

pendidikan Islami; gender; kepemimpinan; Society 5.0; kesetaraan

Abstract

Artikel ini mengkaji secara konseptual keterkaitan antara pendidikan Islami, kesetaraan gender, dan kepemimpinan di era Society 5.0 yang menuntut integrasi teknologi dan nilai kemanusiaan secara harmonis. Latar belakang penulisan ini didasari oleh kebutuhan mendesak akan model pendidikan Islami yang tidak hanya menanamkan nilai keagamaan, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan yang inklusif tanpa membedakan gender di tengah disrupsi teknologi digital. Melalui kajian pustaka dan analisis konseptual, artikel ini menunjukkan bahwa pendidikan Islami memiliki fondasi nilai yang kuat untuk melahirkan pemimpin masa depan yang berkarakter, adaptif terhadap teknologi, dan menjunjung tinggi kesetaraan gender dalam kepemimpinan. Pembahasan turut menyoroti tantangan bias gender dalam pendidikan kepemimpinan serta peluang Society 5.0 dalam membuka ruang kepemimpinan yang lebih setara bagi perempuan dan laki-laki. Artikel ini merekomendasikan reformulasi kurikulum pendidikan Islami yang mengintegrasikan literasi digital, penguatan karakter kepemimpinan, dan kesadaran kesetaraan gender secara simultan.

References

Ahmad Nur, Muhsyanur Muhsyanur, U. U. (2024). Multicultural education values in society: an ethoneducational approach.

Amalia, F. (2022). Integrasi literasi digital dalam kurikulum kepemimpinan pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam dan Teknologi, 7(2), 90–105.

Fukuda, K. (2020). Society 5.0: Nilai kemanusiaan dalam transformasi digital. Jurnal Teknologi dan Masyarakat, 4(1), 15–29.

Hasan, N. (2019). Representasi perempuan dalam jabatan pimpinan pesantren dan madrasah. Jurnal Kepemimpinan Pendidikan Islam, 6(1), 30–44.

Mulia, M. (2019). Konsep khalifah dan kesetaraan gender dalam kepemimpinan Islam. Jurnal Studi Gender dan Islam, 7(2), 88–102.

Muhsyanur and Mustapha, B. (2023). Challenges and Strategies in Teaching Indonesian to Indonesian Occupied Students in Malaysia. TRICKS: Journal Ff Education And Learning Practices, 1(1), 32–39. https://journal.echaprogres.or.id/index.php/tricks/article/view/6

Nata, A. (2016). Filsafat pendidikan Islam. Kencana Prenada Media.

Prasetyo, E. (2021). Transformasi digital dan pergeseran bias gender dalam kepemimpinan. Jurnal Manajemen dan Kepemimpinan, 9(1), 60–75.

Suyadi. (2021). Reformulasi pendidikan Islam di era disrupsi digital. Jurnal Pendidikan Islam Kontemporer, 10(2), 130–145.

Zainuddin, A. (2020). Hambatan kultural perempuan dalam kepemimpinan lembaga pendidikan Islam. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 8(1), 40–55.

Downloads

Published

2026-07-15

How to Cite

Ariswanto, A., Nurdalia, N., & Hasfiana, H. (2026). Memimpin Tanpa Sekat: Pendidikan Islami, Gender, dan Kepemimpinan di Panggung Society 5.0: Leading Without Barriers: Islamic Education, Gender, and Leadership on the Stage of Society 5.0. ASCIDIA: As’adiyah Multidisciplinary Proceedings, 1(3), 231–236. Retrieved from https://journal.unisad.ac.id/index.php/ascidia/article/view/560

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.