Rekonstruksi Kepemimpinan Ibu: Peran Ibu sebagai Pilar Keadilan Sosial dan Peradaban Inklusif di Era Society 5.0
Reconstruction of Maternal Leadership: The Role of Mothers as Pillars of Social Justice and Inclusive Civilization in the Era of Society 5.0
Keywords:
Kepemimpinan Ibu, Keadilan Sosial, Peradaban Inklusif, Society 5.0, Pendidikan Agama IslamAbstract
Era Society 5.0 menuntut integrasi antara kemajuan teknologi dan nilai-nilai kemanusiaan dalam mewujudkan penyelesaian berbagai persoalan sosial secara inklusif. Dalam perspektif Pendidikan Agama Islam, keluarga merupakan fondasi utama pembentukan peradaban, dengan ibu sebagai pemimpin pertama yang berperan dalam menanamkan nilai moral, spiritual, dan sosial. Namun, kepemimpinan ibu masih cenderung diposisikan dalam ranah domestik, sehingga peran strategisnya sebagai penggerak keadilan sosial dan pembangunan peradaban inklusif belum dioptimalkan. Artikel ini bertujuan merekonstruksi makna kepemimpinan ibu sebagai pilar keadilan sosial dan peradaban inklusif di era Society 5.0. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan analisis tematik terhadap Al-Qur’an, Hadis, dan literatur ilmiah terkait Society 5.0, gender, dan kepemimpinan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan ibu mencakup tiga dimensi: kepemimpinan spiritual, intelektual, dan sosial. Dalam konteks Society 5.0, ibu berperan sebagai digital gatekeeper, agen literasi, dan penggerak keadilan sosial di tingkat keluarga dan komunitas. Rekonstruksi ini menegaskan bahwa menguatkan kapasitas ibu berarti menguatkan pondasi peradaban yang berkeadilan dan beradab.
References
Al-Bukhari, M. I. (2022). Shahih Al-Bukhari (Cet. ke-3). Pustaka As-Sunnah.
Aziz, M. H., Puspitasari, R., & Noor, A. A. (2023). Penguatan literasi digital menuju Society 5.0 pada ibu rumah tangga. Seminar Nasional dan Call for Paper PSGESI LPPM UWP, 10(1), 18–29. https://doi.org/10.38156/gesi.v10i1.255
Braun, V., & Clarke, V. (2023). Toward good practice in thematic analysis: Avoiding common problems and be(com)ing a knowing researcher. International Journal of Transgender Health, 24(1), 1–6. https://doi.org/10.1080/26895269.2022.2129597
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.
Haryono, E., Suprihatiningsih, S., Septian, D., Widodo, J., Ashar, A., & Sariman. (2024). New paradigm metode penelitian kepustakaan (Library research) di perguruan tinggi. An-Nuur, 14(1). https://doi.org/10.58403/annuur.v14i1.391
Keidanren. (2018). Society 5.0: Co-creating the future. Japan Business Federation
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Al-Qur'an dan terjemahannya. Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an.
Murtiningsih, R. S., Ariani, I., Nugroho, H. W., & Utomo, A. H. (2023). Strengthening character through digital pedagogy in facing the era of Society 5.0. Digital Press Social Sciences and Humanities. https://doi.org/10.29037/digitalpress.409449
Qosiimah, A. K., Felisha, R., Ananda, E., Wismanto, W., & Hudi, I. (2024). Wujud Rahmatan Lil Alamin Dalam Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara. Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Agama Islam, 2(2), 01-13.
Redhana, I. W. (2024). Literasi Digital: Pedoman Menghadapi Society 5.0. Samudra Biru.
Utaminingsih, E. S., Ellianawati, E., Widiarti, N., Sumartiningsih, S., & Puspita, M. A. (2023). A systematic review: Digital literacy for strengthening character in facing the era of Society 5.0. Research and Development Journal of Education, 9(2), 638–647. https://doi.org/10.30998/rdje.v9i2.15173





