Kesantunan Berbahasa di Kalangan Pedagang Pasar Sentral Kota Sengkang Kabupaten Wajo: Kajian Pragmatik dalam Interaksi Jual Beli

Language Politeness Among Central Market Traders in Sengkang City, Wajo Regency: A Pragmatic Study in Buying and Selling Interactions

Authors

  • Nurul Hudayanti Mahas Universitas Islam As’adiyah Sengkang
  • Gusni Gusni Universitas Islam As'adiyah Sengkang
  • Fitriana Fitriana Universitas Islam As'adiyah Sengkang

Keywords:

kesantunan berbahasa, pragmatik, interaksi jual beli, pasar tradisional, budaya Bugis-Wajo

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan wujud kesantunan berbahasa di kalangan pedagang Pasar Sentral Kota Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan dalam konteks interaksi jual beli. Kajian ini menggunakan teori maksim kesantunan Leech dan prinsip kesantunan Brown & Levinson sebagai landasan analisis pragmatik. Metode penelitian bersifat deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui rekaman percakapan, observasi partisipatif, dan wawancara. Data diambil dari interaksi spontan antara pedagang dan pembeli dalam kurun waktu tiga bulan. Hasil penelitian menemukan enam wujud kesantunan yang dominan, yaitu penggunaan tuturan pujian, ungkapan permohonan maaf, pemakaian bahasa Bugis sebagai penanda solidaritas, strategi penghalusan harga, ekspresi terima kasih, dan penggunaan sapaan hormat. Faktor budaya Bugis-Wajo berpengaruh kuat dalam membentuk pola kesantunan tersebut.

References

Brown, P., & Levinson, S. C. (2020). Politeness: Some universals in language usage (Reissue ed.). Cambridge University Press.

Chaer, A. (2021). Linguistik umum (Ed. ke-5). Rineka Cipta.

Leech, G. (2014). The pragmatics of politeness. Oxford University Press.

Muslich, M. (2021). Kesantunan berbahasa: Sebuah kajian sosiolinguistik. Bumi Aksara.

M Muhsyanur, SY Sudikan, M. M. (2025). Linguistic Identity Negotiation on TikTok : Glocal Practices of Indonesian Content Creators. LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa Dan Sastra, 20(2), 85–97. https://doi.org/https://doi.org/10.18860/ling.v20i2.32574

Muhsyanur et.al. (2024). Kajian Semantik Komponensial terhadap Istilah Kekerabatan dalam Nyanyian Rakyat Bugis. Indonesian Journal of Linguistics, 1(1), 37–45. https://doi.org/https://doi.org/10.33005/ijl.v1i2.19

Muhsyanur et.al. (2025). Integrating Love-Based Curriculum in Arabic and Indonesian Language Education A Conceptual Framework for Arabic Edu- cation Students at As ’ adiyah Islamic University Sengkang. AHALLIYAH: Jurnal Bahasa Arab Dan Pengajarannya, 2(4), 38–45. file:///C:/Users/HP/Downloads/4_Integrating+Love-Based+Curriculum+in+Arabic+and+Indonesian+Language+Education+A+Conceptual+Framework+for+Arabic+Education+Students+at+As’adi.pdf

Muhsyanur, M. (2016). Kesantunan Berbahasa Anak Jalanan di Komunitas Ana’tugu Kelurahan Doping. Multilingual, 15(1), 31–50. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/1079233

Pelras, C. (2021). The Bugis (Reprint ed.). Wiley-Blackwell.

Rahardi, R. K. (2022). Pragmatik: Kesantunan imperatif bahasa Indonesia (Ed. ke-3). Erlangga.

Yule, G. (2022). Pragmatics (3rd ed.). Oxford University Press.

Downloads

Published

2026-06-22

How to Cite

Mahas, N. H., Gusni, G., & Fitriana, F. (2026). Kesantunan Berbahasa di Kalangan Pedagang Pasar Sentral Kota Sengkang Kabupaten Wajo: Kajian Pragmatik dalam Interaksi Jual Beli: Language Politeness Among Central Market Traders in Sengkang City, Wajo Regency: A Pragmatic Study in Buying and Selling Interactions. ASCIDIA: As’adiyah Multidisciplinary Proceedings, 1(2), 51–56. Retrieved from https://journal.unisad.ac.id/index.php/ascidia/article/view/518

Similar Articles

<< < 1 2 

You may also start an advanced similarity search for this article.